Ilmu di Negeri Ini Tidak Dihargai?

Tadi pagi ada seorang datang ke rumah, menawarkan kompor elektrik, saya tanya ini itu, ternyata dia seorang Engineer, seorang Insinyur elektronika dari sebuah Universitas negeri ternama. Beberapa minggu lalu juga disebuah mall ada seorang dokter yang memasarkan peralatan kesehatan baru dengan memeriksa darah dan membagikan brosur. 

Saya lihat di televisi, pelawak-pelawak yang beradegan konyol, blo’on dan cuwakwa’an, gebuk-gebukan gabus naik mobil yang harganya diatas 600 juta. Bandrol harga atas profesinya milyaran rupiah.

Saya heran dengan masyarakat kita yang sekarang, orang yang tekun belajar dan benar-benar menggunakan otaknya dihargai hanya 500 ribu sampai dengan 2 juta perak saja, tapi orang yang berani konyol bisa berharga milyaran. Bagi saya ini sudah tak lucu lagi, masyarakat kita sedang sakit, ketika ketekunan, kejujuran dan kecerdasan sudah tak dihargai maka ada yang tak beres di dalam masyarakat ini. 

Tak heran yang muncul di televisi adalah Intelektual kelas rendahan, politisi bermulut comberan dan gagasan hiburan yang super konyol tak mencerdaskan. Dahulu kita masih menikmati lawakan-lawakan cerdas Warkop DKI liwat radio-radio, mampu menerjemahkan folklore menjadi sebuah kelucuan yang dimengerti banyak orang, ada Bing Slamet ada Kang Ibing, tapi sekarang lawakan kita hanya gebuk-gebukan gabus dan mengata-ngatai fisik orang. Rupanya revolusi tidak harus dimulai dari penggulingan pemerintahan SBY, tapi revolusi itu harus dimulai dari penghancuran sistem masyarakat kita yang sekarang lewat revolusi budaya. 

ANTON DH NUGRAHANTO

via  kurniawangunadi  (originally  ireneshofia)
3 weeks ago on 3 May 2012 at 12:25am 116 notes
Kami masyarakat Papua setuju kenaikan harga BBM. Menjadi Rp 6.500,00/liter pun nggak masalah, yang penting di SPBU jangan kosong. Toh kami terbiasa membeli bensin eceran yang harganya Rp 18.000,00 lebih setiap harinya. Bahkan kalau lagi kosong, kami biasa beli sampai Rp 70.000,00/liter. Jadi kalian masyarakat Pulau Jawa sebelum melakukan demo harga BBM naik, coba pikirkan nasib kami yang tinggal di Papua. Minyak kalian sedot untuk supply ke Pulau Jawa, sedangkan kami kekosongan bahkan kosongnya kadang-kadang sampai berminggu-minggu sudah hal biasa. Kalian di Pulau Jawa baru naik Rp 1.500,00 dan kekosongan di SPBU 1 atau 2 hari sudah ribut luar biasa, sampai berbuat anarkis dan diliput media. Ingat!!! Indonesia bukan hanya Pulau Jawa.
-

(via kuntawiaji)

Banyak kebodohan yang terjadi saat kita terus-terusan mereblog pesan yang referensi tak jelas, tanpa bersikap kritis. Teman saya, asli Papua, malah benar-benar tidak setuju BBM naik. Benar kalo BBM bisa sampai 100ribu per liter dan sulit dijangkau. Dan jika BBM naik, tentu harga ini akan lebih menjadi naik lagi.

Cobalah, teman-teman mahasiswa disini berfikir lebih kritis saat melihat suatu berita, tanpa referensi yang jelas! Kalian kaum terididik, harusnya bisa melihat mana yang bohong dan mana yang tidak!

Bukan, saya bukan tidak simpati. Tapi ini mengatasnamakan rakyat papua, tapi rakyat Papua yang mana?

(via nayasa)

berpikir kritislah dan bijaklah , jangan latah :)

via  kurniawangunadi  (originally  kuntawiaji)
1 month ago on 30 March 2012 at 1:02pm 346 notes
nullreflection:

Sesungguhnya, menjelang putusan final kenaikan harga BBM, citra mahasiswa di mata masyarakat tidak lebih baik daripada pemerintah (bahkan cenderung lebih buruk). Hal tersebut tidak lepas dari akibat demo anarkis menolak kenaikan harga BBM yang dilakukan oleh mahasiswa. Kalau tidak ingin dicap lebih buruk lagi, mahasiswa generasi sekarang sudah saatnya menyadari urgensi aksi yang berbasis riset dan kajian. Bukan hanya asal turun ke jalan dengan mengandalkan otot tanpa pakai otak.

nullreflection:

Sesungguhnya, menjelang putusan final kenaikan harga BBM, citra mahasiswa di mata masyarakat tidak lebih baik daripada pemerintah (bahkan cenderung lebih buruk). Hal tersebut tidak lepas dari akibat demo anarkis menolak kenaikan harga BBM yang dilakukan oleh mahasiswa. Kalau tidak ingin dicap lebih buruk lagi, mahasiswa generasi sekarang sudah saatnya menyadari urgensi aksi yang berbasis riset dan kajian. Bukan hanya asal turun ke jalan dengan mengandalkan otot tanpa pakai otak.

via  superzupper  (originally  nullreflection)
1 month ago on 30 March 2012 at 12:53pm 83 notes

Bukittinggi Larang Iklan Rokok

ragilliarach:

reisha:

Asiiiiiik, saya sangat mendukung!

Baguuuuss! Semoga daerah2 lain juga ikut,


Menurut Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Bukittinggi Herry Rusli, Jumat, pemerintah kota memberi toleransi pada iklan rokok yang sudah terpasang sampai batas kontrak berakhir dan tidak akan mengizinkan perpanjangan.

Tahun 2013 seluruh iklan rokok maupun sponsor kegiatan yang menggunakan produk rokok dilarang. Ini untuk mendukung penerapan Perda Kawasan Tanpa Rokok,” katanya.

via  ragilliarach  (originally  reisha)
2 months ago on 25 March 2012 at 11:25pm 18 notes

Tomcat

Bermula dari seorang teman di perpustakaan kampus yang nyeletuk

“eh tau tomcat enggak?”

Berangkat dari situ, sepulang kampus saya searching “tomcat” tersebut. Awalnya yang ada dipikiran saya itu sejenis games tom and jerry versi terbaru, atau malah nama makanan (tomyam kalee). Ah saya memang kurang nonton berita.

Ternyata Tomcat adalah serangga species Paederus fuscipes yang belakangan menghebohkan masyarakat karena menyerang warga Surabaya.

Ciri-ciri serangga ini adalah memiliki kepala warna hitam, dada dan perut berwarna oranye, dan sayap kebiruan. Warna mencolok berfungsi sebagai peringatan bagi predatornya, bahwa serangga ini punya racun. Ukurannya sekitar 7-10 mm. Tomcat biasa hidup di persawahan. Pada siang hari, serangga ini biasa terbang di tanaman padi untuk mencari mangsa berupa wereng dan hama padi lainnya. Dan pada malam hari cenderung tertarik pada cahaya lampu.

Waktu ngeliat gambar serangga ini, sempat panik, karena pernah liat disekitaran rumah. Tapi semoga saja racun paederin yang diproduksi serangga ini dengan bantuan bakteri belum menjangkiti serangga di pekanbaru.

Korban serangan tomcat mengalami dermatitis, kulitnya seperti melepuh, mengeluarkan cairan, dan merasa gatal. Menurut ahli, seseorang yang terkena partikel dari serangga Tomcat dapat mengalami reaksi mulai dari yang ringan sampai parah. 

 

Terkait dengan pencegahan serangan-serangga ini, dihimbau masyarakat untuk menutup jendela atau pintu rapat saat malam sebelum menyalakan lampu. Ventilasi jendela bisa ditutup dengan kain kasa untuk memperkecil kemungkinan tomcat masuk.

Warga juga dihimbau tidak memencet jika serangga hinggap di bagian tubuh, cukup menghalau dengan kertas atau tiupan. Bila sampai terkena racun, maka langkah pertama adalah membasuh kulit dengan sabun beberapa kali. Namun bila telah mengalami reaksi ringan, dapat menggunakan salep hydrocortisone 1% (betametasone), atau antibiotik neomycin sulfat, atau salep acyclovir 5%.

**dikutip dari berbagai sumber

2 months ago on 21 March 2012 at 4:22am 2 notes

BBM Oh BBM

kuntawiaji:

Situasi ini amat menyedihkan. Rakyat miskin, rakyat yang jarang menyentuh mobil, harus mensubsidi orang-orang yang punya mobil, motor — dengan kesejahteraan lebih baik dibanding mereka yang penghasilan per-harinya hanya Rp 10.000.

rifkihidayat:

Berikut dua tulisan menarik dari Darwis Tere Liye.

Menghilangkan Subsidi BBM

Saya berkali2 menulis ttg BBM Subsidi (dalam hal ini tentu saja Premium, meski sebenarnya solar juga ada yg disubsidi). Sebagai catatan penting, beban subsidi BBM tahun 2011 adalah 165 Trilliun, atau 127% tembus melebihi target. Berapa jumlah bangunan SD (sekolah dasar) di Indonesia? kurang lebih 120.000. Bagikan uang itu ke seluruh SD, maka masing2 akan memperoleh 1 Milyar lebih, renovasi bangunan, perpustakaan, alat peraga, tunjangan guru, pelatihan, dsbgnya. Seluruh sekolah dasar kita bisa berubah menjadi sekolah dgn standar Eropa atau Amerika.

165 Trilliun hangus dibakar begitu saja, atau memilih 120 ribu sekolah dasar kita, hingga yg di pelosok suku anak pedalaman sana mentereng? pemerintah bertahun2, bertahun2, bertahun2, memilih membakar begitu sj uangnya.

Hentikanlah berdebat soal inflasi, soal, ya, nanti uang itu belum tentu juga dinikmati rakyat kecil, dan sbgnya. BBM Subsidi adalah bentuk ketidakadilan yg amat nyata. Di kampung saya, pedalaman Sumatera sana, survei saja, paling hanya 1-2 orang yg setiap hari naik mobil. itupun karena dia memang sopir angkutan pedesaan. ketika BBM subsidi dihilangkan, tentu saja bebannya harus ditanggung semua orang, termasuk tetangga kampung sy yg tdk pernah naik mobil, ikut apes nasibnya, harga naik, semua jadi lebih mahal. tapi mereka sudah berpuluh2 tahun, baik2 sj dgn apapun kebijakan pemerintah. 

Nah, buat yg menolak logika ini. Sudah saatnya memahami bahwa membangun negara ini adalah beban bersama. Kita tdk bisa hanya berkomentar, satu dua memaki pemerintah tdk becus, bilang ttg kekayaan negara, salah urus, dihisap kapitalis bule, dsbgnya. Kita harus ikut serta memikul beban tersebut—apalagi golongan menengah yg mulai jadi mayoritas di negeri ini. Jika kalian bosan melihat becus tidaknya pemerintah, ambil inisiatif mencalonkan diri menjadi pengurus negara. Bukankah sy juga pernah menghimbau kenapa tidak mencalonkan diri menjadi anggota DPR. Maka semoga situasinya jd lebih baik.

Mengkhawatirkan

Berapa nilai subsidi BBM yg harus disediakan pemerintah? Dengan situasi harga minyak, tahun ini bisa mencapai 129,7Tirlyun rupiah. berapa orang yg menikmati subsidi BBM? hanya orang2 yg punya mobil+motor. Mamak saya yg tinggal di pedalaman Sumatera (beserta keluarga kakak, tetangga kampung), paling hanya sebulan sekali naik mobil, itupun terpaksa menumpang mobil orang lain. berapa jumlah orang yg hanya seminggu sekali naik mobil di Indonesia? tdk ada statistiknya, tp sy berani menebak lebih dr 40juta orang.

Situasi ini amat menyedihkan. rakyat miskin, rakyat yg jarang menyentuh mobil, harus mensubsidi org2 yg punya mobil, motor—dgn kesejahteraan lebih baik dibanding mereka yg penghasilan per-harinya hanya 10.000/hari.

Kenapa pemerintah begitu banci menghapus premium? padahal dulu, minyak tanah dihabisi ‘tanpa perasaan’, padahal jelas sekali konsumsi minyak tanah di kampung2 amat tinggi. kenapa pemerintah, ya Tuhan, bahkan menaikkan harga premium 500-1000 perak saja tdk mampu? padahal menteri2 mereka yg pintar itu tahu persis, kenaikan 100 perak, itu berarti penghematan subsidi 3Trilyun. kenapa? kenapa? dan kenapa?

Argumen rakyat akan tambah miskin, argumen harga2 naik, itu tdk akan relevan bila pemerintah adil. hapus premium, lantas harga2 naik 50% (ekstrem sekali), itu bisa ditalangi dgn: bagikan 129,7 T itu ke seluruh rakyat miskin yg berhak. ada 60 juta orang, masing2 dpt 2 juta. utk mereka yg penghasilan per-hari hanya 10ribu, 2 juta itu sama sj dgn kenaikan penghasilan nyaris 75%. setiap tahun, angka subsidi akan semakin membengkak. jika pemerintah malas berpikir strategi yg lbh baik, maka pindahkan sj subsidi tsb ke mereka, itu lbh adil.  

Kalau takut benar pemerintahan jatuh gara2 menghapus premium, kenapa pemerintah bahkan menaikkan 500-1000 perak sj tdk berani?

Kita hidup di dunia dgn disiplin ilmu: ‘pencitraan’. ketika org2 lbh takut nama besarnya, keluarga, partai, dsbgnya kusam dibanding bertindak sesuai prinsip2 dan ilmu2 yg benar serta konsisten. berapa nilai subsidi premium? 129,7 Trliyun. Kalau dibangunkan sekolah (dgn 1 sekolah senilai 100juta) akan berapa jumlahnya? kalau dibelikan buku2 bermanfaat bisa dpt 20milyar buah, susun di jalanan jakarta, penuh semua jengkalnya. kalau dibelikan alphard vellfire, bisa dpt 129.000, susun berderet, bisa penuh tol jakarta-bandung. ini semua mengkhawatirkan, karena semakin lama, situasi subsidi BBM ini akan semakin pelik.

membaca tulisan ini mengingatkan perkataan papa saya yang mendukung kenaikan BBM saat melihat antusiasme warga indonesia khususnya “remaja golongan titiiiit” yang rela merogoh kocek mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah HANYA untuk membeli tiket Konser Lady Gaga! (ironis)

via  kuntawiaji  (originally  rifkihidayat)
2 months ago on 18 March 2012 at 2:15am 53 notes


kuntawiaji
:

Indonesia!

gilaaa , nangiss. terharu. bangga ! aaaa JOGJAAA :D

ini yang jago yang ngeshoot, apa emang view INDONESIA yang WONDERFUL ckckckk.. *proud of my country*

via  superzupper  (originally  arun1st)
2 months ago on 2 March 2012 at 1:46am 122 notes

warning- Perihal Tilang-Menilang

robbysatria:

PERHATIKAN INI
TRIK KENA TILANG

Hai temen- Temen semoga bermanfaat :

Beberapa waktu yang lalu sekembalinya berbelanja kebutuhan, saya sekeluarga
pulang dengan menggunakan taksi. Ada adegan yang menarik ketika saya menumpang
taksi tersebut, yaitu ketika sopir taksi hendak ditilang oleh polisi. Sempat
teringat oleh saya dialog antara polisi dan sopir taksi.

Polisi (Pol) : Selamat siang mas, bisa lihat Sim dan STNK?
Sopir ( Sop ) : Baik Pak?

Pol : Mas tau..kesalahannya apa?

Sop : Gak pak

Pol : Ini nomor polisinya gak seperti seharusnya (sambil nunjuk ke plat nomor
taksi yg memang gak standar) sambil langsung mengeluarkan jurus sakti mengambil
buku tilang?lalu menulis dengan sigap

Sop : Pak jangan ditilang deh? wong plat aslinya udah gak tau ilang kemana?
kalo ada pasti saya pasang

Pol : Sudah?saya tilang saja?kamu tau gak banyak mobil curian sekarang? (dengan
nada keras !! )
Sop : (Dengan nada keras juga ) Kok gitu! taksi saya kan Ada STNK nya pak , ini
kan bukan mobil curian!

Pol : Kamu itu kalo di bilangin kok ngotot (dengan nada lebih tegas) kamu terima
aja surat tilangnya (sambil menyodorkan surat tilang warna MERAH)
Sop : Maaf pak saya gak mau yang warna MERAH suratnya?Saya mau yg warna BIRU
aja

Pol : Hey! (dengan nada tinggi) kamu tahu gak sudah 10 Hari ini form biru itu gak
berlaku!
Sop : Sejak kapan pak form BIRU surat tilang gak berlaku?

Pol : Inikan dalam
rangka OPERASI, kamu itu gak boleh minta form BIRU? Dulu kamu bisa minta form
BIRU? tapi sekarang ini kamu Gak bisa? Kalo kamu gak kamu ngomong sama komandan
saya (dengan nada keras dan ngotot)

Sop : Baik pak, kita ke komandan bapak aja sekalian (dengan nada nantangin tuh
polisi)

Dalam hati saya ?berani betul sopir taksi ini ?
Pol : (Dengan muka bingung) Kamu ini melawan petugas!?
Sop : Siapa yg melawan!? Saya kan cuman minta form BIRU? Bapak kan yang gak mau
ngasih

Pol : Kamu jangan macam-macam yah? saya bisa kenakan pasal melawan petugas!
Sop : Saya gak melawan!? Kenapa bapak bilang form BIRU udah gak berlaku? Gini
aja pak saya foto bapak aja deh? kan bapak yg bilang form BIRU gak berlaku
(sambil ngambil HP)

Wah ? wah hebat betul nih sopir ?. berani, cerdas dan trendy ? (terbukti dia
mengeluarkan hpnya yang ada berkamera.
Pol : Hey! Kamu bukan wartawankan! ? Kalo kamu foto saya, saya bisa kandangin
(sambil
berlalu)

Kemudian si sopir taksi itupun mengejar itu polisi dan sudah siap melepaskan
 ?shoot pertama? (tiba-tiba dihalau oleh seorang anggota polisi lagi )

Pol 2 : Mas, anda gak bisa foto petugas sepeti itu
Sop : Si bapak itu yg bilang form BIRU gak bisa dikasih (sambil tunjuk polisi
yg menilangnya)

lalu si polisi ke 2 itu menghampiri polisi yang menilang tadi, ada pembicaraan
singkat terjadi antara polisi yang menghalau si sopir dan polisi yang menilang.
Akhirnya polisi yg menghalau tadi menghampiri si sopir taksi

Pol 2 : Mas mana surat tilang yang merah nya? (sambil meminta)
Sop: Gak sama saya pak?. Masih sama temen bapak tuh (polisi ke 2 memanggil
polisi yang menilang)

Pol : Sini tak kasih surat yang biru (dengan nada kesal)

Lalu polisi yang nilang tadi menulis nominal denda sebesar Rp..30.600 sambil
berkata ?nih kamu bayar sekarang ke BRI ? lalu kamu ambil lagi SIM kamu disini,
saya tunggu?..

Sop : (Yes!!) Ok pak ..gitu dong kalo gini dari tadi kan enak?

Kemudian si sopir taksi segera menjalnkan kembali taksinya sambil berkata pada
saya, ?Pak .. maaf kita ke ATM sebentar ya … mau transfer uang tilang . Saya
berkata ya silakan.

Sopir taksipun langsung ke ATM sambil berkata, ? ?Hatiku senang banget pak,
walaupun di tilang, bisa ngasih pelajaran berharga ke polisi itu.? ?Untung saya
paham macam2 surat tilang.?

Tambahnya, ?Pak kalo ditilang kita berhak minta form Biru, gak perlu nunggu 2
minggu untuk sidang Jangan pernah pikir mau ngasih DUIT DAMAI?. Mending bayar
mahal ke negara sekalian daripada buat oknum!?

Dari obrolan dengan sopir taksi tersebut dapat saya infokan ke Anda sebagai
berikut:

SLIP MERAH, berarti kita menyangkal kalau melanggar aturan Dan mau membela diri
secara hukum (ikut sidang) di pengadilan setempat.

Itupun di pengadilan nanti masih banyak calo, antrian panjang, Dan
oknum pengadilan yang melakukan pungutan liar berupa pembengkakan nilai tilai
tilang… Kalau kita tidak mengikuti sidang, dokumen tilang dititipkan di
kejaksaan setempat, disinipun banyak calo dan oknum kejaksaan yang melakukan
pungutan liar berupa pembengkakan nilai

tilang..

SLIP BIRU, berarti kita mengakui kesalahan kita dan bersedia membayar denda.

Kita tinggal transfer dana via ATM ke nomer rekening tertentu (kalo gak salah
norek Bank BUMN).

Sesudah itu kita tinggal bawa bukti transfer untuk di tukar dengan SIM/STNK
kita di kapolsek terdekat dimana kita ditilang.

You know what!? Denda yang tercantum dalam KUHP Pengguna Jalan Raya tidak
melebihi 50ribu! dan dananya RESMI MASUK KE KAS NEGARA.

info ini beritahukan teman, saudara sama keluarga Anda.

sumber: account facebook yg saya juga ga tau siapa -,-“

via  robbysatria  (originally  robbysatria)
3 months ago on 19 February 2012 at 2:20pm 8 notes
Dan untuk tahun 2011, semakin meningkat atau justru menurun kah tingkat kecelakaan lalu lintas tsb? (saya rasa bisa dilihat realitanya, dan temukan jawabannya sendiri)
Itu pelajaran untuk berbagai pihak, baik itu individunya sendiri yang harus selalu waspada dalam berlalulintas, pihak kepolisian, juga pemerintah khususnya Dinas Perhubungan agar dapat segera memperbaiki ruas jalan yang rusak.

Dan untuk tahun 2011, semakin meningkat atau justru menurun kah tingkat kecelakaan lalu lintas tsb? (saya rasa bisa dilihat realitanya, dan temukan jawabannya sendiri)

Itu pelajaran untuk berbagai pihak, baik itu individunya sendiri yang harus selalu waspada dalam berlalulintas, pihak kepolisian, juga pemerintah khususnya Dinas Perhubungan agar dapat segera memperbaiki ruas jalan yang rusak.

via  kuntawiaji  (originally  kuntawiaji)
3 months ago on 2 February 2012 at 4:21pm 10 notes
reisha:

Adhitya Mulya, Catatan Mahasiswa Gila. Make sense.

reisha:

Adhitya Mulya, Catatan Mahasiswa Gila. Make sense.

via  achmadlutfi  (originally  reisha)
5 months ago on 21 December 2011 at 1:22am 67 notes
1 2 3 4 »















Puspa | indonesian |
a civil engineering student |
feb 91| sanguinis | simple